Sunday, December 16, 2012

[My Favorite Song] Secondhand Serenade-Broken


In the moonlight
Your face it glows
Like a thousand diamonds
I suppose
And your hair flows like
The ocean breeze
Not a million fights
Could make me hate you
You're invincible
Yeah, It's true
It's in your eyes
Where I find peace

Is it broken?
Can we work it out?
Let's light up the town, scream out loud!
Is it broken?
Can we work it out?
I can see in your eyes
You're ready to break
Don't look away.

So here we are now
In a place where
The sun blended
With the ocean thin.
So thin, we stand
Across from each other
Together we'll wonder
If we will last these days
If I asked you to stay
Would you tell me
You would be mine?

And time
Is all I ask for
Time
I just need one more day
And time
You've been crying too long
Time
And your tears wrote this song
Stay

In the moonlight
Your face it glows

Is it broken?
Can we work it out?
Let's light up the town, scream out loud!
Is it broken?
Can we work it out?
I can see in your eyes
You're ready to break
Don't look away.

Saturday, December 8, 2012

1st HUNTING : 08/12/2012

yeay! senang........nya hatiku turun panas demamku kini aku bermain dengan riang :')
salah deng ahahaha
hari ini senang sekali :D gak nyesel bela-belain bangun pagi buat ikutan hunting :'D
yepp gue hari ini pergi hunting for the 1st time bareng kakak kakak PIXEL dan angkatan gue ;D
seru banget! walaupun hujan turun dengan angot angotan, antara mau turun, gajadi, turun, gajadi dan begitu terus, tapi tetap sajaaa, hujan gak menghalangi kita :D
nah tempat hunting kita kali ini adalah......Taman Mini Indonesia Indah! \m/
pas masuk kita duduk di sekitar tugu yang menyerupai mirip monas, nah kita dikasih materi disitu :)
kita diajarin tentang komposisi, trus ada rule of third juga :D
setelah dari situ, kita muter muter gitu dulu bentar di sekitar situ buat nyari gambar :D
nah pas udah selesai dari situ, kita langsung cao ke musium transportasi~
abis dari situ tadinya mau ke istana anak-anak......tapi pas sampe sana ternyata malah hujan :" gajadi deh...
nah berhubung perut kita juga udah kelaparan bytheway, akhirnya memilih buat makan dulu sambil nunggu siapa tau hujannya brenti
kita makan kan...pas kita makan tuh ujannya sempet brenti, eh pas kitanya kelar makan ujannya dateng lagi -_-bzzzz
trus karna udah gak memungkinkan, akhirnya kita pergi ke anjungan yang paling deket aja sama tempat kita makan, trus kita foto bareng-bareng deh disituu :D
gue sempet dapet beberapa momen disini haha
abis dari anjungan ini kita langsung pulang :( yaaah gapengen pulaang......maunya jalan jalan terus aja, dirumah stress mikirin remedial :'(
nah tadinya itu...kita mau sok sokan foto di anjungan bali, biar nanti pas jadi dp bbm, kita nulis di pm "kppf goes to bali" hehe ._.v tapi gajadi, karna kita gatau jalan kearah sana
so yi....kita langsung pulang deh abis gitu :D
well gue mau share foto yang gue jepret, eh.......lebih ke pamer sih AHAHAHA
canda canda~
nah ini dia foto fotonyaaa!!!
                                 
                                 























nah itu dia yang berhasil gue abadikan :"
maap fotonya jelek jelek, yaaa namanya juga masih amatiran :"
segitu dulu deh yaaa hehe
special thanks to kakak kakak, kapan kapan lagi ya kak! :D

i'm off to bed~
babay~

Thursday, December 6, 2012

HECTIC DAYS

YEAAAH UAS KELAR!!!
yeaah tapi remed is coming......
beberapa minggu kebelakang dan beberapa minggu yang akan datang bakalan hectic banget...hectic paraaaah :"
capeeeeeekkk wooyyyy......
UAS, sekarang gue lagi di minggu remedial, dan segala persiapan buat pameran eo+claster yang bikin makin lengkap ke hectic-annya t(T_Tt)
Capek bangeeet........ada ada aja iniih :"
yaaah tapi tetep seneng juga sih, punya kesibukkan daripada bengong doang gueee
yaaak apalagi bokap sekarang lagi dirawat :"
tiap malem gue harus pulang malaaaaaammm sekaliiiiii~
GET WELL REALLY SOON DAAAADDDDD :"*
jangan sakit sakit ya...yang nurut kalo mau diobatin :"
well...segini dulu :"
mau istirahat~ babay :*
semoga semua ke hectic-an ini cepat berakhir.......AMIN

Monday, December 3, 2012

Rangkuman Sosiologi Bab 1 : Sosiologi Sebagai Ilmu Tentang Masyarakat

A. Hakikat Sosiologi

Definisi Sosiologi
> Sosiologi berusaha mengkaji kehidupan sosial manusia terutama tindakan manusia baik tindakan individual, tindakan kelompok, tindakan yang lazim maupun yang tidak lazim

> Sosiologi adalah sebuah studi sistematis tentang :
1. Perilaku sosial dari individu-individu
2. Cara kerja kelompok-kelompok sosial, organisasi, kebudayaan, dan masyarakat
3. Pengaruh dari kelompok, organisasi, kebudayaan, dan masyarakat terhadap perilaku individu dan kelompok

> Charles Ellwood mengemukakan bahwa sosiologi merupakan pengetahuan yang menguraikan hubungan manusia dan golongannya, asal dan kemajuannya, serta bentuk dan kewajibannya

> Gustav Ratzenhover mengemukakan bahwa sosiologi merupakan pengetahuan tentang hubungan manusia dengan kewajibannya untuk menyelidiki dasar dan terjadinya evolusi sosial serta kemakmuran umum bagi anggota-anggotanya

> Herbert Spencer mengemukakan bahwa sosiologi mempelajari tumbuh, bangun, dan kewajiban masyarakat

>Emile Durkheim mengemukakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yaitu fakta-fakta yang berisi cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang ada di luar individu. Fakta-fakta tersebut mempunyai kekuatan untuk mengendalikan individu.

> Max Weber mengemukakan bahwa sosiologi mempelajari tindakan-tindakan sosial

> Pitirim A. Sorokin mengemukakan bahwa sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala sosial (misalnya, gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi), hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dan non-sosial (misalnya, pengungsian dengan bencana alam), dan ciri-ciri umum dari semua jenis gejala-gejala sosial.

> William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff mendefinisikan sosiologi sebagai ilmu tentang penelitian ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya adalah organisasi sosial

> Joseph Roucek dan Roland Warren mendefinisikan sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari hubungan antarmanusia di dalam kelompok

> Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi mengatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial, termasuk perubahan sosial

> Soerjono Soekanto mengatakan bahwa sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari masyarakat dalam keseluruhannya dan hubungan-hubungan antara orang-orang dalam masyarakat

> Mayor Polak menyatakan bahwa sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan, yakni hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan kelompok, serta kelompok dengan kelompok, baik formal maupun material, statis maupun dinamis

> Hasan Shadily menyatakan bahwa sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hidup bersama dalam masyarakat dan menyelidiki ikatan-ikatan antarmanusia yang menguasai kehidupan itu

Objek Sosiologi

> Istilah sosiologi berasal dari kata socius (Yunani = kawan) dan logos (Yunani = kata/berbicara)

> Ilmu sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat

> Objek sosiologi adalah masyarakat

> Sosiologi memfokuskan diri pada hubungan-hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan-hubungan tersebut di dalam masyarakat.

> unsur-unsur yang terkandung dalam istilah masyarakat adalah sebagai berikut :
1. Sejumlah manusia yang hidup bersama adlam waktu yang relatif lama. Di dalamnya, manusia saling mengerti, merasa, dan mempunyai harapan-harapan  sebagai akibat dari hidup bersama itu. Terdapat sistem komunikasi dan pengaturan yang mengatur hubungan antarmanusia dalam masyarakat tersebut
2. Manusia yang hidup bersama merupakan suatu kesatuan
3. Manusia yang hidup bersama merupakan suatu sistem hidup bersama, yang menimbulkan kebudayaan di mana setiap anggota masyarakat merasa dirinya masing-masing terikat dengan kelompoknya.

> kata "mastarakat" berasal dari akar kata Arab musyarak, artinya bersama-sama. Istilah masyarakat dalam bahasa Inggris adalah society. "Society" berasal dari bahasa Latin socius, yang berarti kawan.


Pokok Bahasan Sosiologi
Emile Durkheim
> Menurut Durkheim, pokok pembahasan sosiologi adalah fakta-fakta sosial.
> Fakta  sosial adalah pola-pola atau sistem yang mempengaruhi cara manusia bertindak, berpikir, dan merasa.
> Fakta sosial tersebut berada di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa atau mengendalikan individu tersebut.

Max Weber
> Menurut Weber, pokok kajian sosiologi adalah tindakan sosial.
> Suatu tindakan disebut sebagai tindakan sosial hanya jika tindakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain.

Wright Mills
> Terkenal dengan sebutan khayalan sosiologis (The Sociological Imagination)
> Menurut Mills, dengan khayalan sosiologis, kita mampu memahami sejarah masyarakat, riwayat hidup pribadi, dan hubungan antara keduanya
> Alat untuk melakukan khayalan sosiologis adalah personal troubles of milieu dan public issues of social structure merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu

Peter L. Berger
> Menurut Berger, pokok pembahasan sosiologi adalah pengungkapan realitas sosial


Beberapa Ide Mendasar Dalam Sosiologi
Ide atau konsep mendasar tentang objek sosiologi :
1. Masyarakat dan latar sosial lainnya seperti nilai dan norma sosial adalah hasil karya atau produk manusia.
> Produk manusia adalah masyarakat dimana manusia-manusia itu berada, nilai -nilai, dan aturan-aturan sosial
2.  Masyarakat memengaruhi dan membentuk perilaku manusia.
> Bagi Berger, manusia sebagai pencipta masyarakat akan memengaruhi kembali manusia yang menciptakannya. Hal ini berlangsung dalam 3 proses, yakni eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi.

B. Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan
Ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan

> Sosiologi merupakan sebuah ilmu pengetahuan karena mengandung unsur pengetahuan (Knowledge), tersusun secara sistematis, menggunakan pemikiran, dan dapat diselidiki secara kritis oleh orang lain atau umum (objektif)

> Ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan :
1. Bersifat empiris. Sosiologi melakukan kajian tentang masyarakat berdasarkan hasil observasi. tidak spekulatif, dan hanya menggunakan akal sehat.
2. Bersifat teoritis. Sosiologi berusaha menyrusun abstraksi dan hasil-hasil observasi. Abstraksi adalah kerangka dari unsur-unsur yang didapat dari observasi, disusun secara logis, serta memiliki tujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat
3. Bersifat kumulatif. Teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori-teori yang telah ada sebelumnya dalam arti memperbaiki, memperluas, dan memperhalus teori-teori lama
4.  Bersifat nonetis. Sosiologi tidak mencari baik buruknya suatu fakta, tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analitis. Itulah sebabnya para sosiolog tidak bertugas untuk mengomentari dan menilai baik buruknya tingkah laku sosial suatu masyarakat.

> Durkheim mendefinisikan fakta sosial sebagai sebuah cara bertindak, berpikir, dan merasa, yang berada di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa.

> Durkheim mengemukakan konsep bebas nilai (value free). Menurut konsep ini, seorang sosiolog dalam melakukan penelitian terhadap masyarakat perlu melakukan batasan antara objek yang diteliti dan peneliti.

Metode-metode Sosiologi

> Sosilogi mengenal 2 macam metode ilmiah, yakni :
1. Metode Kualitatif : mengutamakan cara kerja dengan mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan penilaian terhadap data hasil penelitian tidak dapat diukur dengan angka
2. Metode Kuantitatif : mengutamakan keterangan berdasarkan angka-angka atau gejala-gejala yang diukur dengan skala, indeks, tabel, atau uji statistik

> Langkah-langkah utama dalam sebuah penelitian sosiologi adalah sebagai berikut :
1. Mengidentifikasi masalah
2. Merumuskan masalah dan menentukan ruang lingkup penelitian
3. Merumuskan hipotesis yang relevan dengan masalah yang diajukan
4. Memilih metode pengumpulan data
5. Mengumpulkan data
6. Menafsirkan data
7. Membuat kesimpulan

C. Sejarah Perkembangan Sosiologi
Perkembangan Sosiologi di Eropa

> Menurut Brigette Berger dan Peter L. Berger, sosiologi berkembang manjadi ilmu yang berdiri sendiri karena adanya ancaman terhadap tatanan sosial yang selama ini dianggap sudah seharusnya diterima begitu saja (threats to the taken for granted world).

> L. Laeyendecker mengidentifikasi ancaman tersebut meliputi :
1. Terjadinya 2 revolusi, yaitu revolusi industri dan revolusi Perancis
2. Tumbuhnya kapitalisme pada akhir abad ke-15
3. Perubahan di bidang sosial dan politik
4. Perubahan akibat gerakan reformasi yang dicetuskan Martin Luther
5. Meningkatnya individualisme
6. Lahirnya ilmu pengetahuan modern
7. Berkembangnya kepercayaan pada diri sendiri

> Evolusi dan perkembangan sosial pada dasarnya akan berarti jika ada peningkatan diferensiasi dan integrasi, peningkatan pembagian kerja, suatu transisi dari kondisi homogen ke heterogen, serta dari kondisi yang sederhana ke yang kompleks.


E. Kegunaan Sosiologi Dalam Masyarakat
Kegunaan Sosiologi

> Ilmu Murni (pure science) adalah pencarian pengetahuan. Segi penggunaan praktirnya bukan merupakan perhatian utama.

> Ilmu Terapan (applied science) adalah pencarian cara-cara untuk menggunakan pengetahuan ilmiah gunea memecahkan masalah praktis.

> Kegunaan sosiologi bagi masyarakat, adalah sebagai berikut :
1. Untuk pembangunan. Sosiologi berguna untuk memberikan data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian pembangunan. Pada tahap  perencanaan, hal yang harus diperhatikan adalah kekuatan sosial masyarakat serta proses perubahan sosial. Sementara itu, pada tahap penilaian, hal yang harus dilakukan adalah analisis terhadap dampak sosial pembangunan
2. Untuk penelitian. Dengan penelitian dan penyelidikan sosiologis, akan diperoleh suatu rencana penyelesaian masalah sosial yang baik. Dari data yang dihasilkan dari penelitian sosiologis, para pengambil keputusan dapat menyusun rencana penyelesaian suatu masalah sosial.

Peran Sosiolog
1. Sosiolog sebagai ahli riset
2. Sosiolog sebagai konsultan kebijakan
3. Sosiolog sebagai teknisi
4. Sosiolog sebagai guru atau pendidik

F. Realitas Sosial

> sosiologi membahas pola-pola hubungan yang terjadi dalam masyarakat

> Realitas sosial adalah pola-pola hubungan yang dapat menciptakan kestabilan atau keadaan yang normal namun dapat pula menimbulkan keadaan yang tidak normal, seperti penyimpangan dan masalah sosial lainnya.

> Peter Berger dan Thomas Luckman mengemukakan bahwa realitas adalah kualitas yang berkaitan dengan fenomena yang kita anggap berada di luar kemauan kita (sebab ia tidak dapat dienyahkan). Menurut mereka, realitas sosial memiliki dimensi objektif (dilihat dari adanya lembaga/pranata sosial beserta nilai dan norma yang menunjukkan bahwa masyarakat cenderung menginginkan keteraturan) dan subjektif.

> Manusia memiliki peluang untuk melakukan interpretasi berbeda atas realitas yang diperolehnya melalui sosialisasi (sosialisasi tidak sempurna)  yang dilihatnya sebagai cermin dunia objektifnya. Interpretasi yang berbeda ini secara kolektif akan membentuk sebuah realitas baru yang disebut sebagai proses eksternalisasi.

Masalah Sosial

> Menurut Soerjono Soekanto : Masalah sosial adalah ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial

> Soerjono Soekanto membedakan masalah sosial menjadi 4, yaitu :
a. Masalah sosial dari faktor ekonomis, seperti kemiskinan dan pengangguran
b. Masalah sosial dari faktor biologis, seperti penyakit menular
c. Masalah sosial dari faktor psikologis, seperti penyakit syaraf dan bunuh diri
d. Masalah sosial dari faktor kebudayaan, seperti perceraian dan kenakalan remaja

Kriteria Umum

> Masalah sosial terjadi karena ada perbedaan yang mencolok antara nilai-nilai dalam suatu masyarakat dengan kondisi nyata kehidupan

Masalah Sosial Nyata dan Laten

> Masalah sosial nyata adalah masalah sosial yang timbul akibat terjadinya kepincangan, yang disebabkan ketidaksesuaian tindakan dengan norma dan nilai masyarakat.

> Masalah sosial laten adalah masalah sosial yang ada dalam masyarakat, tetapi tidak diakui sebagai masalah, karena ketidakberdayaan masyarakat untuk mengatasinya.

Beberapa Masalah Sosial Masa Kini
1. Kemiskinan
2. Kejahatan
3. Disorganisasi Keluarga
4. Masalah Generasi Muda Dalam Masyarakat Modern
5. Peperangan

> Masalah-masalah sosial yang timbul akibat dari kurangnya perhatian orangtua kepada anak adalah sebagai berikut :
1. Sense of value yang kurang ditanamkan oleh orang tua
2. Tumbuhnya organisasi atau kelompok pemuda informal yang tingkah lakunya tidak disukai oleh masyarakat, seperti geng motor
3. Adanya usaha generasi muda untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat yang disesuaikan dengan nilai-nilai kaum muda

Pelanggaran Terhadap Norma-norma Masyarakat
- Pelacuran
- Kenakalan Remaja
- Alkoholisme
- Korupsi

Sunday, December 2, 2012

Rangkuman Ekonomi Bab 3 : Konsumen dan Produsen

A. Konsumsi
1. Pengertian Konsumsi

> Konsumsi ialah suatu kegiatan yang  bertujuan mengurangi atau menghabiskan faedah suatu benda (barang dan jasa) dalam rangka pemenuhan kebutuhan

2. Ciri-ciri dan Pembagian Benda Konsumsi

> Ciri-ciri benda konsumsi adalah sebagai berikut :
a. Benda-benda yang dikonsumsi adalah benda ekonomi atau benda yang untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan
b. Benda yang dikonsumsi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup
c. Manfaat, nilai, ataupun volume benda-benda yang digunakan tersebut akan habis sekaligus atau berangsur-angsur

> Berdasarkan habis tidaknya suatu benda pada saat dikonsumsi, benda konsumsi dapat dibedakan sebagai berikut :
a. Benda yang habis dalam sekali pemakaian. Contoh : makanan, minuman, dan obat-obatan.
b. Benda yang pemakaiannya berulang-ulang atau pemakaiannya dalam waktu relatif lama. Contoh : baju, sepatu, tas, dll.

3. Tujuan Kegiatan Konsumsi

> Tujuan kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup secara langsung

B. Teori Perilaku Konsumen

> Utilitas (Utility) adalah derajat seberapa besar sebuah barang atau jasa dapat memuaskan kebutuhan seseorang, atau dengan kata lain, utilitas adalah ukuran kepuasan yang diterima dari penggunaan atau konsumsi barang dan jasa.

> Utilitas adalah kata lain dari kepuasan, sering disebut pula sebagai nilai guna.

1. Pendekatan Kardinal (Marginal Utility)

> Pendekatan Kardinal adalah tingkat kepuasan yang diperoleh konsumen dari konsumsi suatu barang dapat diukur/dikuantifikasi dengan satuan tertentu, seperti uang, jumlah, atau buah.

> Semakin besar jumlah barang yang dikonsumsi, semakin besar pula tingkat kepuasan konsumen.

> Nilai Guna Total adalah kepuasan total yang dinikmati oleh konsumen dalam mengkonsumsi sejumlah barang/jasa tertentu secara keseluruhan

> Nilai Guna Marjinal atau Kepuasan Marjinal adalah tambahan kepuasan yang dinikmati oleh konsumen dari setiap tambahan barang atau jasa yang dikonsumsinya

a. Hukum Gossen I (Herman Heinrich Gossen)

> Hukum Gossen I : "Jika pemenuhan kebutuhan akan suatu jenis barang dilakukan secara terus-menerus, maka rasa nikmatnya mula-mula akan tinggi, namun semakin lama kenikmatan tersebut semakin menurun sampai akhirnya mencapai batas jenuh

> Nilai guna total meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi, namun tambahan nilai guna marjinal semakin menurun.

> kadang-kadang Hukum Gossen I disebut juga hukum nilai guna marjinal yang semakin menurun

b. Hukum Gossen II (Herman Heinrich Gossen)

> Hukum Gossen II : "Konsumen akan melakukan konsumsi sedemikian rupa sehingga nilai guna marjinal setiap barang dan jasa yang dikonsumsi akan sama

> Setelah unit terakhir dari setiap barang yang dikonsumsi mempunyai nilai yang sama, konsumen menghentikan konsumsinya.

> Kepuasan maksimum yang akan dicapai konsumen secara matematis dapat ditunjukkan dengan persamaan :


> Rumus kepuasan mengonsumsi 2 macam barang dengan harga yang berbeda :



2. Pendekatan Ordinal

> Pendekatan ordinal tentang perilaku konsumen adalah teori pendekatan yang menyatakan bahwa konsumsi barang tidak dapat diukur, melainkan dibuat peringkatnya menurut preferensi.

>Pendekatan Ordinal menggunakan kurva indiferensi untuk menjelaskan preferensi konsumen tersebut

> Kurva Indiferensi adalah kurva yang menunjukkan berbagai titik kombinasi dua barang yang memberikan kepuasan yang sama

> Kurva Indiferensi didasarkan pada 4 asumsi, yaitu sebagai berikut :
1. Konsumen mempunyai pola preferensi akan barang-barang konsumsi yang dinyatakan dalam bentuk peta indiferensi (Indifference map)
2. Konsumen mempunyai pendapatan tertentu
3. Konsumen berusaha mendapat kepuasan maksimum dari barang-barang yang dikonsumsinya
4. Kurva Indiferensi yang semakin jauh dari titik nol (origin) menggambarkan kepuasan yang semakin tinggi

> Kurva Indiferensi yang semakin jauh dari titik nol menunjukkan tingkat kepuasan yang semakin tinggi

> Karakteristik atau ciri-ciri umum Kurva Indiferensi adalah sebagai berikut :
1. Kurva Indiferensi memiliki kemiringan yang negatif (negatively-slopped). Dikarenakan jika jumlah suatu barang dikurangi, jumlah barang yang lain harus ditambah agar diperoleh kepuasan yang sama.
2. Kurva Indiferensi tidak saling berpotongan. Perpotongan antara 2 kurva indiferensi tidak mungkin terjadi
3. Cembung terhadap titik nol

> Kurva Indiferensi yang terletak semakin jauh dari titik nol menunjukkan tingkat kepuasan yang semakin tinggi

> Marginal Rate Of Substitution (MRS) adalah tingkat kemiringan kurva indiferensi. Tanda negatif pada MRS adalah karena kuva indiferensi ber-slope negatif.

C. Produksi
1. Pengertian Produksi

> Produksi adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan

> Produksi barang adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya, dinamakan produksi barang.

> Produksi jasa adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda tanpa mengubah bentuknya

a. Produksi Barang

> Produksi barang dibedakan menjadi :
1. Barang Konsumsi
    Barang Konsumsi adalah barang yang siap untuk dikonsumsi
2. Barang Modal
    Barang Modal adalah barang yang dipergunakan untuk menghasilkan barang berikutnya

b. Produksi Jasa

> Produksi jasa dibedakan menjadi :
1. Jasa yang langsung dapat memenuhi kebutuhan. Contoh : Film, Perawatan dokter, pengajaran dari seorang guru, atau pergelaran musik, dll.
2. Jasa yang tidak secara langsung memenuhi kebutuhan. Contoh : pengangkutan, pergudangan, perbankan, dll.

2. Tujuan Kegiatan Produksi

> Tujuan kegiatan produksi secara umum adalah memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran

> Bagi pihak produsen, tujuan produksi adalah untuk meningkatkan keuntungan serta menjaga kesinambungan perusahaan

> Bagi pihak konsumen atau masyarakat, tujuan produksi adalah untuk menyediakan berbagai benda pemuas kebutuhan

D. Faktor-faktor Produksi

> Faktor Produksi adalah segala sesuatu yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dan jasa

> Faktor Produksi terdiri atas alam (natural resources), tenaga kerja (labor), modal (capital), dan keahlian (skill) atau sumber daya pengusaha (enterpreneurship)

> Faktor Produksi alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi asli (utama)

> Faktor Produksi modal dan keahlian adalah faktor produksi turunan.

1. Faktor Produksi Alam

> Faktor Produksi Alam adalah semua kekayaan yang terdapat di alam semesta yang dapat digunakan dalam proses produksi.

> Sering pula disebut sebagai Faktor Produksi Asli

> Faktor Produksi Asli diantaranya terdiri atas tanah, air, sinar matahari, udara, dan barang tambang.

2. Faktor Produksi Tenaga Kerja

> Tenaga Kerja adalah faktor produksi insani yang secara langsung maupun tidak langsung menjalankan kegiatan produksi.

> Juga dikategorikan sebagai Faktor Produksi Asli

> Dalam faktor produksi tenaga kerja ini terkandung unsur fisik, pikiran, serta kemampuan yang dimiliki oleh tenaga kerja.

Pengelompokkan tenaga Kerja

> Tenaga kerja dapat dikelompokkan berdasarkan kualitas (kemampuan dan keahlian) dan berdasarkan sifat kerjanya.

a. Tenaga Kerja Menurut Kualitas Tenaga Kerja
(1) Tenaga kerja terdidik, adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan tertentu sehingga memiliki keahlian di bidangnya. contoh : dokter.
(2) Tenaga kerja terampil, dalah tenaga kerja yang memerlukan kursur atau latihan bidang-bidang keterampilan tertentu sehingga terampil di bidangnya. contoh : supir.

b. Tenaga Kerja Menurut Sifat Kerja
(1) Tenaga kerja rohani, adalah tenaga kerja yang menggunakan pikiran, rasa, dan karsa. contoh : guru, editor, konsultan, dan pengacara.
(2) Tenaga kerja jasmani, adalah tenaga kerja yang menggunakan kekuatan fisik dalam kegiatan produksi. contoh : tukang las, pengayuh becak, dan supir.

3. Faktor Produksi Modal

> Faktor Produksi Modal (capital) adalah benda-benda hasil produksi yang digunakan untuk proses produksi barang dan jasa lain.

> Fungsi faktor produksi modal adalah sebagai penunjang dalam mempercepat atau menambah kemampuan dalam memproduksi.

Pengelompokkan Modal
> Modal dapat digolongkan berdasarkan sumbernya, bentuknya, kepemilikan, dan sifatnya.

a. Pembagian modal atas dasar sumber
(1) Modal sendiri, adalah modal yang berasal dari dalam perusahaan sendiri. Misalnya setoran modal dari pemilik.
(2) Modal asing, adalah modal yang bersumber dari luar perusahaan. Misalnya pinjaman dari bank atau hasil penjualan obligasi

b. Pembagian modal atas dasar bentuk
(1) Modal konkret, adalah modal yang dapat dilihat secara nyata dalam proses produksi. Misalnya mesin, gedung, mobil, dll.
(2) Modal abstrak, adalah modal yang tidak memiliki bentuk nyata, tetapi mempunyai nilai bagi perusahaan. Misalnya hak paten, hak merek, dan goodwill.

c. Pembagian modal atas dasar pemilikan
(1) Modal individu (perorangan), adalah modal yang sumbernya dari perorangan dan hasilnya menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya. Misalnya rumah pribadi yang disewakan atau bunga tabungan di bank
(2) Modal masyarakat (modal umum), adalah modal yang dimiliki oleh pemerintah dan digunakan untuk kepentingan umum dalam proses produksi. Misalnya rumah sakit umum miliki pemerintah, jalan, jembatan, atau pelabuhan.

d. Pembagian modal menurut sifat
(1) Modal tetap, adalah jenis modal yang dapat digunakan secara berulang-ulang. Misalnya mesin, dan bangunan pabrik
(2) Modal lancar, adalah jenis modal yang habis digunakan dalam satu kali proses produksi. Misalnya bahan baku produksi.

4. Faktor Produksi Keahlian

> Faktor Produksi keahlian adalah keahlian atau keterampilan seseorang dalam memanfaatkan/mendayagunakan faktor produksi dalam rangka menghasilkan barang dan jasa

> untuk menghasilkan laba atau profit


E. Teori Produksi
1. Klasifikasi Faktor Produksi

> Faktor Produksi dapat dibedakan menjadi :
1. Faktor produksi tetap, adalah faktor produksi yang tidak dapat diubah jumlahnya dalam waktu tertentu
2. Faktor produksi variabel, adalah faktor produksi yang dapat diubah dengan cepat dalam jangka pendek

> Jangka pendek adalah periode waktu dimana minimal terdapat satu faktor produksi yang bersifat tetap ditambah dengan satu atau beberapa faktor produksi variabel.

> Jangka panjang adalah periode waktu dimana semua faktor produksi berubah.

2. Fungsi Produksi Jangka Pendek

> Fungsi Produksi menunjukkan hubungan antara input dan output yang dapat dihasilkan oleh kombinasi input tersebut.

> secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis dalam persamaan berikut :

Q = f ( C, L, R, T)

* Q (Quantity) = jumlah barang yang dihasilkan
f (Function) = simbol persamaan fungsional
C (Capital) = modal
L (Labor) = tenaga kerja
R (Raw material) = bahan baku
T (Technology) = teknologi

> Output (berupa barang dan jasa) yang dihasilkan merupakan akibat dari input yang proses. Jika komposisi salah satu input diubah, maka outputnya juga akan berubah. Output akab berubah secara proporsional dengan besar-kecilnya perubahan input.

3. Faktor Produksi dengan Dua Faktor Produksi Variabel

> Dalam jangka panjang, semua faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi bersifat variabel.

> Digambarkan dengan menggunakan kurva isokuan (isoquant) yang berasal dari kata iso (sama) dan quant (kuantitas)

> Kurva isokuan adalah kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi faktor produksi yang menghasilkan tingkat produksi yang sama.

> Kurva isokuan memperlihatkan semua kombinasi input yang akan menghasilkan output dalam jumlah yang sama

4. Perluasan Produksi

> Penambahan hasil produksi dapat dilakukan dengan jalan menambah faktor produksinya (ekstensifikasi) atau meningkatkan produktivitas faktor produksi yang ada (intensifikasi).

> Peningkatan produksi dapat dilakukan dengan sarana yang ada serta memperhatikan hal-hal berikut :
a. Keterbatasan faktor produksi
b. Besar kecilnya pengaruh penambahan input terhadap output

5. Produk Total, Produk Marjinal, dan Produk Rata-rata.

> Produk total (total product) adalah jumlah keluaran (output) yang dihasilkan selama periode waktu tertentu.

> Produk marjinal (marginal product) adalah pertambahan output yang dihasilkan dari pertambahan satu unit faktor produksi variabel.

> Produk rata-rata (average product) adalah hasil bagi produk total dengan jumlah faktor produksi variabel yang digunakan untuk memproduksi.

> secara matematis AP dirumuskan sebagai berikut :

6. Hukum Produk Marjinal yang Semakin Menurun

> Hukum Produk Marjinal yang Semakin Menurun menyatakan bahwa apabila faktor produksi terus ditambah, hasil produksi akan meningkat sampai titik tertentu, namun kemudia pertambahan itu semakin menurun.

7. Tahap-tahap Produksi
a. Tahap 1
Pada tahap ini, TP input variabel meningkat, input tetap digunakan terlalu banyak dibanding penggunaan input variabel. Tidak rasional bagi produsen untuk berproduksi, karena unit pendukung biaya tetap terlalu kecil, dan juga dikarenakan setiap tambahan input variabel akan menambah tambahan output dengan harga yang lebih mahal.

b. Tahap 2
Pada tahap ini, AP input variabel menurun dan MP input variabel menurun. Penggunaan input tetap dan input variabel sudah rasional. Tahap yang rasional bagi produsen untuk berproduksi, karena pada tahap ini penggunaan input variabel sudah mulai menurunkan produk rata-rata maupun produk marjinal.

c. Tahap 3
Pada tahap ini TP input variabel menurun, MP input variabel relatif menurun. Penggunaan input variabel terlalu banyak dibanding penggunaan input tetap. Tidak rasional bagi produsen untuk berproduksi pada tahap ini, karena penambahan input variabel justru akan menurunkan produk total.

F. Pelaku Ekonomi
1. Pelaku Ekonomi

> Pelaku ekonomi terdiri dari rumah tangga keluarga, rumah tangga produsen, pemerintah, dan masyarakat luar negeri.

a. Rumah Tangga Keluarga

> Merupakan unit ekonomi yang paling kecil

> Mempunyai 2 peran dalam kegiatan ekonomi, yaitu sebagai :
1. Konsumen : membeli barang-barang dan jasa-jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga produsen untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
2. Penyedia jasa faktor produksi : berupa tenaga kerja, tanah, ataupun modal, dari faktor-faktor produksi ini rumah tangga keluarga memperoleh penghasilan untuk membeli barang dan jasa sebagai pemuas kebutuhan.

b. Rumah Tangga Produsen

> Rumah Tangga Produsen adalah kesatuan yuridis dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau memberi layanan kepada masyarakat.

> Berdasarkan kepemilikannya, perusahaan dibedakan menjadi :
1. Perusahaan negara : menekankan layanan kepada masyarakat tanpa bertujuan mencari laba. contoh : PT Telkom, PT PLN, dll.
2. Perusahaan swasta : bertujuan untuk mencari laba sebesar-besarnya. contoh : PT Indofood, PT Astra Internasional, dll.

Peran Rumah Tangga Keluarga dan Perusahaan Dalam Kegiatan Ekonomi


C. Pemerintah

> Pasal 33 UUD 1945
(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan
(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
(3) Bumi dan air dan kekayaan alam  yang terkandang di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat

> Berdasarkan pasar 33 alay 2 dan 3 diatas, pemerintah harus bertindak sebagai pelaku ekonomi.

> Peran pemerintah dalam kegiatan perekonomian, yaitu sebagai :
1. Konsumen : misalnya belanja barang untuk penyelenggaraan negara dan biaya untuk perawatan harta negara
2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
3. Menciptakan kondisi yang baik untuk berusaha : misalnya menjaga stabilitas harga-harga, dan memberlakukan peraturan yang mendorong iklim berusaha
4. Melakukan distribusi pendapatan : agar tidak timbul jurang pemisah yang terlalu lebar antara si kaya dan si misin.

> Belanja pemerintah terdiri atas belanja rutin (contoh : membayar gaji pegawai negeri dan TNI) dan belanja pembangunan (contoh : pembiayaan untuk memelihara dan membangun fasilitas umum, seperti jalan raya dan jembatan)/

> Uang yang dibelanjakan pemerintah berasal dari pendapatan yang bersumber dari pajak, keuntungan perusahaan negara, pinjaman dari negara lain, dan pendapatan lainnya.

Peran Pemerintah dalam Perekonomian
D. Masyarakat Luar Negeri

> Keuntungan-keuntungan yang diperoleh melalui kerja sama dengan masyarakat luar negeri :
1. Pemerintah dapat memperoleh pinjaman untuk membiayai pembangunan
2. Hasil bumi dan hasil kerajinan Indonesia dapat diekspor ke luar negeri untuk mendapatkan devisa
3. Memungkinkan pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Hal ini tentu akan membantu pemerintah dalam usaha mengurangi pengangguran
4. Memungkinkan dilakukannya alih teknologi maju dari masyarakat luar negeri yang sangat bermanfaat bagi negara kita yang sedang membangun
5. Memungkinkan negara kita untuk melakukan impor berbagai barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan.


Diagram alir melingkar saling ketergantungan antarpelaku ekonomi

Saturday, December 1, 2012

Rangkuman Ekonomi Bab 2 : Permasalahan Ekonomi

A. Masalah Ekonomi Menurut Ekonomi Modern

> Setiap Individu/organisasi ekonomi akan menghadapi 3 masalah ekonomi, yaitu menentukan :
a. Barang apa yang akan diproduksi & berapa jumlahnya?
b. Bagaimana cara memproduksi?
c. Untuk siapa barang tersebut diproduksi?

B. Sistem Ekonomi Sebagai Solusi Masalah Ekonomi

> Sistem adalah perpaduan beberapa sub-sistem yang membentuk sistem itu sendiri

> sistem ekonomi adalah perpaduan dari atuan-aturan/cara-cara yang merupakan satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian

1. Sistem Ekonomi Tradisional

> Sistem Ekonomi Tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional

> Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional :
a. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
b. Hanya sedikit menggunakan modal
c. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
d. Belum mengenal pembagian kerja
e. Masih terikat dengan tradisi
f. Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran

> Kebaikan sistem ekonomi tradisional :
- Bekerja untuk kebutuhan hidup, bukan untuk meningkatkan kesejahteraan
- Kegiatan ekonomi semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dasar, bukan untuk mencari keuntungan
- dll

> Keburukan Sistem Ekonomi Tradisional :
- Kecil sekali terjadi perubahan-perubahan yang dapat mengangkat derajat kehidupan masyarakat, karena setiap perubahan dianggap tabu
- Tidak memperhitungkan efisiensi penggunaan sumber daya secara maksimal
- dll,

2. Sistem Ekonomi Komando

> Pada Sistem Ekonomi Komando (sistem ekonomi pusat/perencanaan), peran pemerintah sangat dominan, sedangkan peran masyarakat/pihak swasta sangat kecil

> Ciri-ciri Sistem Ekonomi Komando :
a. Semua alat dan sumber daya produksi dimiliki dan dikuasai oleh negara sehingga hak milik perorangan hampir tidak ada (tidak diakui)
b. Pekerjaan yang tersedia dan siapa yang akan bekerja ditentukan oleh pemerintah. Rakyat tidak memiliki kebebasan untuk memilih pekerjaan
c. Kebijakan perekonomian diatur oleh pemerintah. Pemerintah membuat rencana pembangunan nasionalnya. Segala keputusan dalam perekonomian berada di tangan pemerintah. Perencaan, pengorganisasian, dan pengawasan seluruhnya dilaksanakan oleh pemerintah

> Kebaikan Sistem Ekonomi Komando :
- Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran, atau berbagai keburukan dan ekonomi lainnya
- Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan, sehingga pasar barang dalam negeri berjalan lancar
- Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
- Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah

> Keburukan Sistem Ekonomi Komando :
- Mematikan inisiatif individu untuk maju, sebab segala kegiatan diatur oleh pusat
- Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
- Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya

3. Sistem Ekonomi Pasar

> Sistem Ekonomi Pasar adalah sistem ekonomi dimana kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi dilakukan oleh pihak swasta

> Pemerintah hanya mengawasi dan melakukan kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan penyelenggaraan negara

> Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar :
a. Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat. Masyarakat diberikan kebebasan tanpa batas untuk memiliki sumber-sumber produksi
b. Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi
c. Masyarakat terbagi atas dua golongan, yaitu golongan pemberi kerja/pemilik sumber daya produksi, dan golongan penerima kerja (buruh)
d. Timbul persaingan dalam masyarakat
e. Setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas mencari keuntungan
f. Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan pasar

> Kebaikan Sistem Ekonomi Pasar :
a. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
b. Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produski
c. Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat
d. Menghasilkan barang-barang yang bermutu tinggi, karena yang kurang bermutu tidak akan laku di pasar
e. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari keuntungan

> Keburukan Sistem Ekonomi Pasar :
a. Sulit melakukan pemerataan pendapatan
b. Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang kaya semakin bertambah kaya, yang miskin cenderung tetap miskin
c. Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat
d. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu

4. Sistem Ekonomi Campuran

> Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem dimana pemerintah dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi

> Kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar, namun sampai batas tertentu pemerintah tetap melakukan kendali dan campur tangan

> Tujuan pemerintah dalam campur tangan ini adalah agar perekonomian tidak lepas kendali sama sekali dan tidak menguntungkan pemilik modal besar

Template by:

Free Blog Templates